Eddy Pranata PNP
Cahaya dalam dadaku, Ya Allah
Menggetarkan suara kalbu:
Di kakiMu sebutir debu aku
Menggeliat, menjulurkan tangan, menggapai-gapai, nanar aku
Merangkak aku, menggapai aku menggapai
Gemetar aku gemetar, tersungkur aku!
Ini tubuh penuh luka
Tapi aku tak ingin menyerah
Pergulatan harus diteruskan
Sampai sehabis-habis darah
Merangkak aku, menggapai aku menggapai, gemetar aku
Berdebar aku menggapai ampunMu
Berdebar aku menggapai rahmatMu
Dalam zikir dalam perjalanan hidupku
: Laillahailallah laillahailallah laillahailallah
Laillahailallah laillahailallah laillahailallah
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar
Ini tubuh memang penuh luka
Tapi aku tak akan menyerah
Pergulatan harus diteruskan
Sampai sehabis-habis darah
… hhh …. Hhh ….
: Sebutir debu aku di kakiMu
Ya Allah… allahuakbar allahuakbar
Kemilaukan selalu cahaya dalam dadaku.
Padang, 1998
*) Dibacakan pada acara "Malam Seribu Bulan" di TVRI Padang, Januari 1999.


0 komentar:
Posting Komentar