Hujan di Kaki Bukit

09 Juni 2009

Hidayatul Fajrul

Harulah kiranya hatiku mengais drama
Tatkala bulir hujan menyentuh tanah
Aroma kerinduan menguap
Meresap melembabkan kelopak mata

Tiap tetes hujan berkata
Perintahkan untuk tangkap bayangmu

Wajah empat belas tahunmu
Tengadah menantang hujaman peluru-peluru langit
Segera kau lemparkan puluhan tawa kecilmu
Hangatkan pagi di kaki bukit itu

Tiap tetes hujan berbisik
"Dia bahagia di dekatmu"

Hujan di kaki bukit itu
Kini semakin menyesakkan hati

0 komentar: